Tampilkan postingan dengan label succes. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label succes. Tampilkan semua postingan

Account?.. Chie....Chieee...!

Sekian lama menunggu akhirnya turun juga tu account, kayak lagunya Bang Rhoma Aja ye...! Alhamdulillah kepada Allah SWT, Pokoknya Top BGT Deh, kerja keras ku selama ni punya nilai juga....tapi ga boleh lengah n santai itu cuma pancingan n supplement supaya tetep semangat n terus kerja keras n kerja cerdas untuk get customer.

biasanya sih.... kalo udah kayak gini ngalir terus, tapi gw gak boleh seneng dulu, coz tantangan di depan msih panjang, n banyak lika-likunya, gw kudu atur strategi buat ngesuksesin setiap proyek yang gw kerjain.

setiap perjuangan memang gak gampang, tapi semua itu bisa dilalui dengan kerja keras, berdoa dan bertawakal pada Allah SWT. setiap orang dilahirkan memang untuk menang, setelah itu pilihan manusia itu sendiri mau ngikutin menang or nyerah dan kalah.

kadang-kadang memang kita gak sadar kalo kita dah ngeluh sama apa yang udah dikasih Allah SWT. kita harus tetap bersyukur dengan hal-hal yang udah Allah Kasih ke kita.


PErnah denger lagu RAIHAN?
penggalan Liriknya gini nih....

"apa...yang ada... jarang disyukuri....
apa yang tiada sering dirisaukan...
nikmat yang dikecap baru kan terasa... bila... hilang...
apa yang diburu... timbul rasa jenuh... bila sudah... didalam genggaman...."

nah coba kita pikirin lagi hal apa saja yang Allah kasih buat kita saat ini, dan mari kita syukuri, dan apa yang menjadi cita-cita tetep harus dikejar, tentunya dengan kerja keras, doa n tawakal.
hal itu mank gw alamin, alhamdullah Allah Kasih tambahan nikmat n kebahagian setelah itu dalam kehidupan gw. sama khan kayak yang Allah Firmankan dalam Alquran?


OK, Sekarang We Must Keep Our Spirit To go to the Succes n Dont Forget Allah SWT
Labels: 0 comments | | edit post

"Succes Itu Susah-Susah Gampang"

Kemampuan seseorang dalam meraih suatu kesuksesan ditentukan oleh beberapa aspek diantaranya adalah bertahannya seseorang dalam suatu hal yang ia geluti, dengan tanpa menyerah tentu lambat laun kesuksesan itu akan didapatkan.

tapi apakah mudah untuk bertahan?sedangkan ia sudah menunggu lama untuk mendapatkan kesuksesan tersebut. sulit memang karena membuata kita menjadi strezz, sering melamun, dan lain sebagainya,tetapi jika tidak dilakukan maka kapan kita akan meraih kesuksesan?

kesabaran dalam mendapatkan sukses sangat diperlukan, karena jika tidak sabar maka kita akan mencari jalan pintas yang belum tentu jalan itu yang benar, sehingga bukannya kita sukses malah kita hancur karena tidak sabar.

wahai saudaraku yang sedang berjauang untuk meraih kesuksesan ayo bangkitkan semangat dan bersabarlah dalam meraih kesuksesan, coba teruzzz hingga engaku mendapatkan apa yang kau inginkan.

Petarung sejati tidak pernah menyerah sebelum apa yang ia perjuangkan berhasil mereka dapatkan.


selain kesabaran dan semangat yang luar biasa ada yang dapat menentukan sukses atau tidaknya kita, tanpa Dia maka sukses tidak akan bisa diraih. jika kita telah berusaha semaksimal mungkin maka hal terakhir adalah kita menggantungkan hidup kita hanya pada Allah SWT. karena dengan izinnya sukses akan kita dapatkan.


" Pemenang tidak pernah menyerah dan orang yang menyerah tidak pernah menang "

"sabar,semangat, tekun, tawakal"
Labels: 0 comments | | edit post

50 Juta Pekerja Sedunia Terancam PHK Tahun ini

Krisis ekonomi yang masih menghantui membuat Organisasi Buruh Dunia dari markasnya di Geneva, Swiss, Rabu (28/1/09) mengingatkan bahwa krisis ekonomi dan keuangan global selama dua tahun ini bakal menyebabkan lebih dari 50 juta pekerja menghadapi PHK hingga akhir 2009.

Perkiraan angka tersebut menunjukkan PHK global 2009 akan meningkat melampui angka pada 2007 yang "hanya" dalam rentang 18 juta hingga 30 juta pekerja. Ditambahkan, angka tersebut akan meningkat lebih dari 50 juta pekerja jika situasi ekonomi global terus merosot.

Pada hari yang sama, para pemimpin negara dan pengusaha yang memulai Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss dan dituntut menghasilkan solusi segera dan tepat guna mengakhiri krisis ekonomi global. Jika tidak, pemutusan hubungan kerja lebih dari 50 juta orang akan terjadi tahun ini.

Tuntutan mencari solusi segera dan tepat ini karena ada 2.500 pemimpin negara dan pengusaha yang hadir dalam forum tahunan yang berlangsung selama lima hari ini. Ketua Penyelenggara Klaus Schwab dalam sambutan pembukaannya menyerukan, pemimpin pemerintah dan perusahaan bersatu di sini untuk membuat jalan keluar dari krisis keuangan global.

Sedikitnya 40 kepala negara, antara lain PM China Wen Jiabao, PM Inggris Gordon Brown, Kanselir Jerman Angela Merkel, PM Jepang Taro Aso, PM Rusia Vladimir Putin, dan Presiden Komisi Uni Eropa Jose Manuel Barroso hadir di kawasan wisata musim dingin itu. Presiden Amerika Serikat Barack Obama tidak hadir karena sibuk dengan masalah dalam negeri.

Dari kalangan perusahaan yang hadir antara lain Peter Brabeck-Letmathe dari Nestle AG, Michael Dell dari perusahaan komputer AS, dan Carlos Ghosn dari industri otomotif Renault-Nissan. Pimpinan perbankan yang sedang terlilit utang, seperti Citigroup Inc, Bank of America, dan UBS AG, juga hadir.

PM Rusia Putin dan PM China Wen Jiabao menjadi pembicara kunci pada hari pertama forum. Dunia akan menunggu apa sikap negara mereka bersama negara lainnya menghadapi krisis.

Tumbuh 2,5 persen

Solusi mengatasi krisis ekonomi dunia menjadi sebuah keharusan karena ancaman krisis terus bermunculan. Ekonom Stephen Roach memperkirakan pertumbuhan ekonomi dunia tahun 2009 hanya 2,5 persen. Ekonomi dunia digambarkan sudah ”mendekati resesi”.

Survei tahunan PricewaterhouseCoopers mengusulkan perlunya aksi segera. Jika tidak, krisis yang berawal dari sistem perbankan di AS dan dunia itu akan menekan pemasukan di semua kawasan dan industri. Karena itu, para pemimpin yang bertemu di Davos diharapkan bisa memberikan solusi cepat dan tepat untuk menghentikan krisis.

Para pemimpin perusahaan top dunia mengaku, krisis masih akan membuat pendapatan perusahaan mereka semakin merosot pada tahun 2009. Kondisi ini jelas akan berdampak pada pemutusan hubungan kerja terhadap pekerjanya.

Hasil jajak pendapat terhadap lebih dari 1.100 pemimpin eksekutif (CEO) di seluruh dunia memperlihatkan pesimistis yang tinggi, prospek perusahaan mereka akan kian suram akibat resesi. Hanya 21 persen dari para CEO yang tetap yakin penerimaan mereka akan meningkat dalam 12 bulan ini. Angka ini merosot dari 50 persen CEO pada setahun lalu.

Pesimistis pemimpin perusahaan ini juga terus meningkat hanya dalam beberapa bulan ini. Pada September lalu, hanya 48 persen dari pemimpin perusahaan yang mengaku krisis perbankan akan berdampak buruk pada usaha mereka. Dalam sebuah interviu pada Desember lalu, 67 persen dari pemimpin perusahaan itu mengaku bakal dihantam krisis.

Sumber : www.portalhr.com
Labels: 1 comments | | edit post